SAP/RPS/ SILABUS PERENCANAAN PENDIDIKAN MPI UNIDA YASPIDA
SILABUS PERKULIAHAN
- IDENITAS MATAKULIAH
1.
Nama
matakuliah : Dasar-dasar Perencanaan Pendidikan
2.
Kode Matakuliah :
AP 416
3.
Bobot Sks :
2 sks
4.
Kelompok matakuliah :
MKK Jurusan Administrasi Pendidikan FIP UPI
5.
Dosen penanggungjawab :
Dr. H. Yoyon Bahtiar Irianto, M.Pd.
6.
Anggota :
Nani Hartini, M.Pd
- TUJUAN MATAKULIAH
Matakuliah ini
bertujuan untuk memberikan pengenalan dasar tentang beberapa konsep, teori dan model-model
pendekatan dalam pembangunan pendidikan, sehingga para mahasiswa diharapkan memiliki
wawasan dasar tentang makna pentingnya suatu proses perencanaan yang komprehensif, sistematif, dan efektif
untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan
pendidikan.
- DESKRIPSI ISI
Konsep dasar
berkenaan dengan definisi, karakteristik, dan prinsip-prinsip; Teori berkenaan
dengan nomenklatur, struktur dan tingkatan, jenis dan bentuk perencanaan; Model
berkenaan dengan pendekatan, metode dan teknik-teknik yang digunakan. Di
samping itu, ditunjan pula oleh pengayaan pemahaman tentang keterkaitan
perencanaan pendidikan dengan aspek demografi, sosial-ekonomi, sumber daya
manusia, dan sumber daya keuangan, baik pada tingkatan makro, mezzo dan mikro.
- PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Metode : ceramah, tanya jawab, diskusi dan
pemecahan masalah.
Tugas : harian individual, kerja kelompok, makalah individual.
Media : in-focus dan online.
- EVALUASI
Evaluasi
difokuskan pada aspek: (1) Partisipasi kehadiran di kelas langsung dan kelas
online, (2) Tugas individual dan kelompok, (3) Ujian tengah semester, dan (4) Ujian akhir semester
- RINCIAN MATERI PERKULIAHAN
Pokok-pokok
materi dalam setiap pertemuan dirancang sebagai berikut:
Kuliah Ke
|
Topik Materi Perkuliahan
|
1
|
Introduksi mata kuliah, strategi perkuliahan dan kontrak
belajar
|
2
|
Wawasan dasar pendidikan, administrasi pendidikan dan
perencanaan pendidikan
|
3
|
Problema dan tantangan dalam pembangunan, serta peran dan
fungsi perencanaan dalam pembangunan pendidikan
|
4
|
Definisi, karakteristik, dan
prinsip-prinsip perencanaan pendidikan
|
5
|
Nomenklatur,
struktur/tingkatan, jenis dan bentuk perencanaan pendidikan
|
6
|
Pendekatan, metode dan
teknik-teknik yang digunakan dalam perencanaan pendidikan
|
7
|
Proses perencanaan pendidikan
|
8
|
Ujian Tengah Semester
|
9
|
Keterkaitan perencanaan
pendidikan dengan aspek demografi, sosial-ekonomi, sumber daya manusia, dan
sumber daya keuangan, baik pada tingkatan makro, mezzo dan mikro.
|
10
|
Keterkaitan system perencanaan dengan penganggaran dalam
pendidikan
|
11
|
Pengenalan model manajemen stratejik, perencanaan
stratejik dan program stratejik, serta politik perencanaan pendidikan
|
12
|
Pengenalan kasus tentang system perencanaan pembangunan
pendidikan nasional di Indonesia
|
13
|
Pengenalan kasus tentang system perencanaan pembangunan
pendidikan nasional di Indonesia (lanjutan)
|
14
|
Pengenalan kasus tentang system perencanaan pembangunan
pendidikan nasional di Indonesia (lanjutan)
|
15
|
Review akhir perkuliahan
|
16
|
Ujian Ahir Semester
|
- SUMBER/RUJUKAN
BUKU
1.
Banghart, F.W dan
Trull, Alber. (1983). Educational
Planning. London: Collier-Macmillan Limited
2.
Bryson, John M.
(1991) Strategic Planning For Public and
Non Provit Organizations: A Guide Line to Strengthening and Sustaining
Organizational Achievement. San Fransisco : Jossey-Bass limited
3.
Burhan. (1984). Perencanaan Strategik. Jakarta: PPm
4.
Correa, Hector.
(1969) Quantitative Methods of
Educational Planning. Scranton: International Book Company.
5.
Enoch, Jusuf.
(1992). Dasar-dasar Perencanaan
Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara
6.
Davis. (1980). Planning Education For Development Volume I (Issues and Problems in The
Planning Of Education In Developing
Countries). Cambridge: Harvard University
7.
Davis. (1980). Planning Education For Development Volume II (Model And Methods For Systemic
Palnning For Education) Cambridge: Harvard University
8.
Gaffar, M.Fakry, (1987). Perencanaan Pendidikan: Teori dan Metodology. Jakarta : Depdikbud.
9.
Sa’ud, Udin dan
Syamsuddin, Abin (2005). Perencanaan
Pendidikan Komprehensif: Suatu Pengantar. Bandung: PPs UPI
10.
Soenarya, Endang.
(2000). Pengantar Teori Perencanaan Pendidikan Berdasarkan Pendekatan Sistem.
Jakarta: Adicita.
11.
Syamsuddin, Abin.
(2000) Analisis Posisi Perencanaan
Pendidikan Nasional. Jakarta : Biro Perencanaan, Depdiknas.
12.
Ta Ngoc Chau.
(1984). Aspek-aspek Demografik
Perencanaan Pendidikan. Terjemahan. Jakarta: Bharata Karya Aksara dan IIEP
Paris.
13.
Vembrianto.
(1993) Pengantar Perencanaan Pendidikan.
Jakarta: Grasindo.
14.
--------. (2003).
School Development Planning: Guidelines
For Second Level Schools. www.sdpi.ie.
DISERTASI/TESIS/LAPORAN PENELITIAN/MAKALAH
1.
Irianto,
Yoyon Bahtiar. (2000). “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pelaksanaan Percontohan
Otonomi Daerah dan Implikasinya terhadap Manajemen Pendidikan: Studi
Deskriptif-Analitik di Kabupaten Bandung”, Tesis, Bandung: PPS UPI.
2.
-------- (2009).
“Perencanaan Pendidikan Tingkat Kabupaten/Kota: Studi Evaluatif tentang Sistem
Perencanaan Pembangunan Pendidikan di Kabupaten Bandung Menuju 2025”, Disertasi, Bandung: SPS-UPI.
3.
--------
(2009). “Rancang-bangun Evaluasi Staf Berbasis Kinerja”, Makalah, Lokakarya Pengembangan Model Instrumen Evaluasi Kinerja
Perwira Siswa (Pasis) SESKO-AU, Lembang, Bandung: 12 Oktober 2009.
4.
-------- (2009).
“Paradigma Perencanaan Pendidikan dalam Konteks Penyusunan Program, Kegiatan
dan Anggaran Pembangunan Nasional”, Draf
Kertas Kerja, Lokakarya Restrukturisasi Program dan Kegiatan Kementrian
Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas & Departemen Keuangan RI,
Jakarta: 4-8 Mei 2009.
5.
-------- (2010).
“Menata Sistem Perencanaan Berbasis Kinerja”, Kertas Kerja, Pemilihan Direktur
Direktorat Perencanaan dan Pengembangan antar waktu UPI, UPI Bandung, 16
Agustus 2010.
6.
Makmun, Abin Syamsudin. (1996). ”Analisis Posisi
Pendidikan”, Materi Pelatihan Perencana
Pendidikan, Jakarta: Biro Perencanaan Depdikbud.
7.
--------. (1999).
“Pemberdayaan Sistem Perencanaan dan Manajemen Berbasis Sekolah Menuju ke Arah
Peningkatan Kualitas Kinerja Pendidikan yang Diharapkan”, Pidato Pengukuhan Guru
Besar Tetap FIP IKIP Bandung, Bandung: IKIP Bandung.
8.
Sumianto, Toto. (2008). “Implementasi Kebijakan
Otonomi Daerah dalam Bidang Manajemen Pendidikan: Studi Analisis
Implementasi Kebijakan Otonomi Daerah dalam Bidang Pendidikan Berdasarkan
Peraturan Perundangan yang Relevan di Kabupaten Majalengka”, Disertasi,
Bandung: SPS UPI.
JURNAL/ARTIKEL
1.
Alisyahbana,
Armida S. (2005). “Otonomi Daerah dan Desentralisasi Pendidikan”, [www.geocities.com/arief_anshory/otda_pendidikan.pdf]
2.
Batchler,
Merv. (1987). Evaluation and Innovation,
NJ: Institut of Educational Administration, [www.uwex.edu/ces/pdande/index.html]
3.
Benchmarking (best
in class operations) dalam [www.tutor2u.net/business/ strategy/benchmarking.htm].
4.
Broward
Community Cpllege, “Educational Master Plan”, [www.broward.edu/ masterplan/presreports.jsp]
5.
Crocker,
R.K. (2002). Learning Outcomes: A Critical Review of the State of the field
in Canada, Ottawa: Canadian Education Statistics Council, [http://www.cesc-csce.ca/pcera2003E.html]
6.
Education for the Knowledge Economy (EKE) dalam [www.amazon.com/
Leading-Learning-Organization-Communication-Competencies/dp/ 0791443671]
7.
Inspektorat
Jenderal Departemen Pendidikan Nasional. (2001). “Strategi dan Peluang”, Buletin
Pengawasan No.30-31 Th.2001, [www.mudrajad.com/ upload/book-review/otonomi dan
pembangunan daerah.pdf]
8.
Journal of the International Society fo Educational Planning
(ISEP). (2007), “Educational Planning”, Vol.16
No.1, dalam [http://www.caee.org]
9.
Malaska
P., Holstius K. (1999). “Visionary
Management”, Finland Futures Reserch
Centre, [http://www.tukkk.fi/futu/FUTU/Tuokset/vision.htm]
10. Master Plan for Education
2003-2023, tersedia di [www.bkvgroup.com/portfolio.cfm/
Education/Master_Plan];
11. Owen, Robert. (1996). “Community Based Learning: A
Foundation for Maningful Education Reform” dalam [http://www.nwer.org/scpd/sirs/10/t008.html]
12. Polka, Walter S. (2007). “Managing People, Things, and Ideas in the Effective
Change Zone: High-Touch Approach to Educational Leadership at the Dawn of the
Twenty-First Century”, Journal of ISEP
No.16 Vo.1, [http://www.isep.org]
13. Peel, Deborah. (2006), “Planning
Educational Research and the UK Research Assessment Exercise”, Journal for Education in the Built
Environment, Vol.1, Issue 1, March 2006 pp.30-50 (Online), [www.stonehengemasterplan.org.uk]
14.
Pemerintah Daerah Kota Surabaya. (2005). “Master Plan Pendidikan Kota Surabaya
2005-2010”, Surabaya: Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya.
15.
Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung. (2008). “Master Plan Pembangunan Pendidikan
Kabupaten Bandung Menuju 2025”, Bandung: Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Kabupaten Bandung.
16. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
(2007). “Isu-isu Kritis Penyelenggaraan Ontonomi Daerah”, Materi Rapat
Teknis Asisten 1 dan Biro Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia, [kalbar.go.id/_appsi07/berkas/]
17.
SMC Master Plan. (2001). ”Education for
Global Community”, [www.smc.edu/ policies/pdf/EduPlan.1999.pdf]
19. Withum III, Frederick Story. (2006). “Educational Facilities Planning: A Systems Model”, School
of Education Duquesne University, International
Society fo Educational Planning: Vol.16 No.1, [http://www.isef.info]
PERATURAN PERUNDANGAN/PRODUK KEBIJAKAN
1.
Peraturan
Pemerintah No.19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasioanal Pendidikan (SNP).
2.
Peraturan
Pemerintah No.38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah, Pemerintah
Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
3.
Peraturan
Persiden No.7 Tahun 2004 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional
(RPJMN).
4.
Intruksi Presiden
Republik Indonesia No.5 Tahun 2006 Tentang Gerakan Nasional Perecepatan
Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun dan Pemberantasan Buta
Aksara.
5.
Peraturan Menteri
Dalam Negeri No.13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
6.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.22 Tahun
2006 tentang Standar Isi Kurikulum Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
7.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.23 Tahun
2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah.
8.
Permendiknas No.24 Tahun 2006 jo Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional No.6 Tahun 2007
tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.22 Tahun 2006
tentang Standar Isi Kurikulum untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, dan
Permendiknas No.23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan
Pendidikan Dasar dan Menengah.
9.
Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional No.35 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pelaksanaan Gerakan
Nasional Percepatan Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan 9 Tahun dan
Pemberantasan Buta Aksara; Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.12 Tahun
2007 Tentang Pengawas Sekolah.
10.
Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional No.13 Tahun 2007 Tentang Kepala Sekolah.
11.
Peraturan
Pendidikan Nasional Menteri No.16 Tahun 2007 Tentang Sertifikasi Guru;
12.
Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional No.18 Tahun 2007 Tentang
Kualifikasi Guru.
13. PP.No.21/2004 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga.
14.
PP.No.6/2005
tentang Status Universitas Pendidikan
Indonesia Menjadi BHMN.
15. PP.No.39/2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan.
16.
PP.No.40/2006
tentang Tata Cara Penyusunan Rencana
Pembangunan Nasional.
17. Undang-Undang Otonomi
Daerah: Undang-Undang Nomor. 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah dan
Undang-Undang Nomor.33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara
Pemerintahan Pusat Dan Pemerintah Daerah. Fokusmedia, Jakarta. 2006.
18. UU.No.18/1999 tentang Jasa Konstruksi.
19.
UU.No.17/2003
tentang Keuangan Negara.
20.
UU.No.20/2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional.
21. UU.No.25/2004 tentang Sistem Perencananan Pembangunan Nasional (SPPN).
22. UU.No.14/2005 Tentang Guru dan Dosen.
Place Your Ad Code Here


No comments:
Post a Comment